MENGHADAPI PERUBAHAN

Perubahan biasanya tidak mudah bagi kita manusia. Kita adalah makhluk kebiasaan dan sering merasa paling nyaman di lingkungan yang kita kenal. Berurusan dengan perubahan yang tidak dapat kita pengaruhi, yang tidak kita putuskan secara sadar, seringkali tidak mudah bagi kita.

Misalnya, perubahan organisasi dalam pekerjaan Anda. Anda dipindahkan ke area lain atau mendapat bos baru.

Pasangan Anda mungkin telah putus dengan Anda. Selain perubahan itu sendiri, tentu saja ada juga rasa cinta.

Terkadang perubahanlah yang telah kita putuskan untuk dilakukan. Hanya karena kita telah membuat keputusan sadar untuk melakukan sesuatu, bukan berarti itu mudah bagi Anda atau Anda tidak takut akan perubahan. Ketika saya pergi ke Bandung setelah lulus dari SMA pada usia 19 tahun, saya sangat ingin, tetapi sejujurnya saya masih sangat gelisah.

 

Berurusan dengan perubahan-mengapa begitu sulit bagi kita?

 

1. Kami mengandalkan apa yang sudah kami ketahui

Jika Anda berpikir kembali ke Zaman Batu, maka jelaslah bahwa penting bagi kelangsungan hidup untuk hanya memercayai apa yang sudah Anda ketahui. Lebih baik hanya makan buah beri yang sudah Anda ketahui tidak beracun. Dan lebih baik pergi saja ke bagian hutan di mana Anda tahu bahwa tidak ada hewan jahat yang ingin memakan Anda. Perilaku ini begitu mendarah daging dalam diri kita sehingga kita masih memiliki kecenderungan kuat untuk berdiam dalam kebiasaan kita.

 

2. Takut kehilangan

Dengan setiap perubahan kita juga kehilangan sesuatu. Mungkin pasangannya. Mungkin rekan kerja saat kita dipindahkan ke departemen baru. Mungkin hanya cara lama yang biasa kita lakukan. Dengan setiap perubahan, rasa takut kehilangan sering datang secara otomatis. Secara umum, kita manusia sangat ingin menghindari kerugian, yang disebut keengganan untuk rugi, karena kerugian lebih menyakitkan secara psikologis daripada keuntungan yang menguntungkan kita. Jadi kami berusaha menghindari kerugian dengan cara apa pun

 

3. Otak kita cenderung malas

Saya terkadang membayangkan otak sebagai hutan dengan banyak jalan. Jalan yang telah dilalui berkali-kali, yaitu hal-hal yang telah kita lakukan berkali-kali, sangat mudah untuk dilalui. Jalannya diaspal dengan baik. Ketika kita melakukan hal-hal baru, kita sering kali pertama-tama harus melewati semak-semak, menemukan cara-cara baru. Tentu itu jauh lebih melelahkan. Jadi kita menggunakan lebih banyak energi mental ketika kita melakukan hal-hal baru yang berbeda dari biasanya. Jadi perubahan itu melelahkan.

 

Bagaimana kita masih bisa menghadapi perubahan dengan baik?

 

1. Hanya kendalikan apa yang bisa Anda kendalikan

Poin kunci dalam perubahan adalah hilangnya kendali yang sering kita alami dalam prosesnya. Bagi banyak orang rasanya sangat tidak nyaman tidak mengetahui apa yang terjadi, bagaimana menghadapi situasi tersebut. Ada banyak hal yang mungkin tidak dapat kita kendalikan selama perubahan, tetapi fokuslah pada hal-hal yang dapat kita kendalikan. Misalnya, dalam situasi stres di tempat kerja, membuat tinjauan sebaik mungkin, mengatur diri sendiri dengan baik, menulis daftar tugas. Atau, jika Anda telah pindah ke kota lain, misalnya, untuk mengurus semua urusan birokrasi secepat mungkin atau menyiapkan apartemen dengan cepat.

 

2. Cobalah untuk menjauhkan diri

Terutama jika itu adalah situasi yang sulit, maka cobalah untuk mengambil jarak. Mungkin perubahan yang membawa masalah yang Anda belum tahu bagaimana menyelesaikannya. Secara sadar luangkan waktu. Mungkin Anda hanya mengambil satu hari, katakan pada diri sendiri “Masalahnya bisa menunggu sehari hari ini, saya akan memiliki hari yang menyenangkan hari ini!”. Alihkan perhatian, pergi ke gym, pergi ke bioskop bersama teman-teman, jalan-jalan, luangkan waktu hanya untuk diri sendiri.

 

3. Andalkan teman dan keluarga Anda

Apakah Anda benar-benar harus mengatakan lebih banyak? Dukungan dari teman dan keluarga sebenarnya membantu dalam segala situasi. Misalnya, jika itu adalah perubahan karier, ada baiknya juga berbicara dengan rekan kerja yang mungkin berada dalam situasi yang sama dengan Anda atau pernah mengalaminya.

 

4. Fokus pada hal positif

Saya telah menjelaskan secara rinci di sini mengapa sangat penting untuk berpikir positif . Coba cari tahu perubahan apa yang lebih baik dalam perubahan itu. Mungkin Anda akan belajar sesuatu yang baru. Anda mungkin memiliki pengalaman baru yang luar biasa. Jika Anda benar-benar tidak dapat menemukan apa pun, Anda selalu dapat fokus untuk membangun ketahanan Anda.

 

5. Meditasi!

Ya, saya tidak perlu banyak bicara lagi tentang meditasi. Anda cukup membaca artikel ini lagi.

Perubahan tidak mudah bagi kebanyakan dari kita. Apalagi bila perubahan tersebut tidak datang dari diri kita sendiri, melainkan ditentukan oleh keadaan eksternal. Namun dengan sedikit usaha, Anda juga bisa menghadapi perubahan dengan lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.