KUNCI SUKSES BELAJAR SECARA DARING

Situasi pandemi macam sekarang ini, siapapun orangnya kebanyakan belum siap melakukan atau mengikuti pembelajaran secara daring. Guru mayoritas tidak terlatih mengajar secara daring. Siswa tidak paham bagaimana mengikuti pembelajaran secara daring. Bahkan orang tua siswa pun memiliki keterbatasan dalam penyediaan sarana prasarana pembelajaran secara daring, baik itu berupa koneksi internet maupun gadget dibutuhkan untuk mengikuti pembelajaran.

Namun apapun dan bagaimana pun kondisinya, kegiatan belajar mengajar di sekolah tetap harus dilakukan. Dan pembelajaran secara daring adalah solusi mensikapi situasi Pandemic Covid-19 macam sekarang ini. Dan kunci sukses seorang siswa dalam mengikuti pembelajaran secara daring, diantaranya adalah:

  1. Memiliki ketekunan lebih. Apapun model pembelajarannya, termasuk diantaranya dilakukan secara daring, maka ketekunan merupakan kunci sukses yang harus dimiliki seorang siswa. Siswa yang berhasil adalah siswa yang mau mentolerir masalah teknis, mau belajar dan mau bertanya manakala tidak paham, bersedia mengikuti seluruh jadwal pembelajaran dengan serius, dan pantang menyerah dalam menghadapi kesulitan apapun. Mentolerir masalah teknis diantaranya dilakukan melalui kemauan mempelajari model-model aplikasi pembelajaran yang digunakan. Apakah melalui Google Classroom, Zoom, Schoology, Ms. Office 365, atau apapun aplikasi digunakan, harus dipelajari dan kuasai sehingga bisa mengikuti pembelajaran dengan baik. Sementara keseriusan belajar kita, tergantung dari diri kita sendiri dalam mensikapinya. Jika pingin sukses, ya musti serius dalam belajar.
  2. Memiliki keterampilan dalam manajemen waktu. Dimasa pandemi seperti sekarang ini, dimana pembelajaran dilakukan dari rumah, banyak berpengaruh pada perubahan tata cara dan pola hidup seorang siswa. Ketiadaan teguran dan sapaan ramah dari guru manakala seorang siswa terlambat datang di sekolah, tidak memperhatikan saat guru memberikan penjelasan, mengantuk, gaduh dan lain sebagainya, menjadikan siswa terbiasa melakukan pelanggaran tata aturan yang biasanya dilaksanakan di pembelajaran reguler. Sampai-sampai jadwal dan pola hidup pun berubah. Malam untuk kegiatan, siang untuk tidur. Padahal pembelajaran daring dilakukan pada siang hari dengan jadwal yang super ketat. Dan ini menjadi masalah tersendiri yang harus diatasi.
    Seorang siswa yang pingin sukses dalam pembelajaran secara daring, maka dia harus mampu mengatur jadwal kegiatannya sendiri. Manakala harus mengikuti pembelajaran daring sesuai jadwal ditetapkan, dia akan mengikuti. Manakala ada tugas yang harus diselesaikan, dia akan menyelesaikannya. Manakala rasa lelah dan mengantuk menjalari dirinya, dia harus taat jadwal kapan dia harus tidur, dan lain-lain. Kemampuan memanajemen waktu inilah salah satu kunci sukses seorang siswa dalam mengikuti pembelajaran secara daring.
  3. Kembangkan kemampuan komunikasi yang efektif-efisien. Dalam pembelajaran reguler, jika seorang siswa tidak paham akan suatu materi pelajaran, guru akan dengan mudah mengetahui melalui bahasa non verbal yang ditunjukkan. Misalkan; siswa bingung, siswa gagap dalam menjawab pertanyaan, menunduk takut dan lain sebagainya, akan dengan mudah diketahui oleh guru yang mengajar secara tatap muka, sehingga guru bersangkutan bisa langsung memberikan bantuan terhadap siswa tersebut.
    Dalam pembelajaran secara daring, bahasa non verbal tidak terlihat oleh guru. Karenanya seorang siswa jika tidak paham pada suatu materi pelajaran, harus berani bertanya, berani menyanggah, atau memberikan pendapat dan argument menyangkut materi pembelajaran yang tengah dibahas. Hanya saja semua itu harus disampaikan dalam bahasa, sarana dan waktu yang tepat.
    Bahasa yang tepat adalah bahasa yang sopan. Jika dalam bentuk tulisan, pergunakan tata aturan penulisan yang benar. Tidak menggunakan huruf besar semua, atau memunculkan icon/emoticon yang tidak pantas. Sarana bertanya biasanya sudah disepakati antara siswa dan gurunya. Apakah menggunakan WhatsApp, chatting, email, telephone secara langsung atau aplikasi yang digunakan dalam pembelajaran, maka taati itu. Guru bersedia komunikasi menggunakan whatsApp, ya pergunakan whatsApp. Jangan melalui email atau yang lain. Guru meminta jadwal komunikasi antara jam 14.00 – 16.00, ya taati jam tersebut. Jangan tulis WA jam 23.30. Dan lain sebagainya.
  4. Kuasai keterampilan dasar aplikasi pembelajaran. Pembelajaran daring, mau tidak mau harus menggunakan aplikasi tertentu. Bisa Google Classroom, Microsoft Teams, Zoom, Schoology atau apalah. Maka agar tidak terhambat dalam mengikuti pembelajaran, seorang siswa harus paham dalam penggunaan aplikasi pembelajaran yang dipakai. Bagaimana mengunduh materi, mempelajari penjelasan, mengirim tugas, dan lain-lain, musti dipahami dan kuasai. Tanpa mau memahami dan menguasai aplikasi pembelajaran yang dipakai, maka kita pasti akan kesulitan dalam mengikuti pembelajaran mata pelajaran bersangkutan.
  5. Kembangkan kemampuan membaca dan menulis. Dalam pembelajaran secara daring, kemampuan membaca dan menulis akan sangat dibutuhkan lebih, dibanding manakala pembelajaran secara tatap muka. Bacaan yang ditampilkan di layar computer/handphone memerlukan tahap penyesuaian tersendiri dibanding bacaan pada buku/kertas. Menulis menggunakan keyboard/keypad tentu berbeda dengan menulis menggunakan bollpen atau pensil. Semua itu musti dilakukan penyesuaian tersendiri. Jika kalian menulis kurang dari 20 hingga 25 kata dalam satu menit, maka itu dirasa masih kurang. Karenanya perlu latihan khusus agar kita tidak terhambat dalam pembelajaran secara daring.
  6. Tanamkan motivasi dan kemandirian. Dalam pembelajaran secara daring, motivasi dan kemandirian musti tertanam jauh dalam lubuk sanubari kita. Belajar adalah masa depan kita. Semakin baik dalam kita belajar, prestasi akan mudah kita raih. Dan itu berarti masa depan kita akan semakin terjamin. Pun sebaliknya. Karenanya kita harus senantiasa mandiri dalam segala hal, karena belajar kita adalah untuk kita sendiri. Masa depan sendiri. Bukan masa depan orang tua atau keluarga. Bukan pula masa depan teman atau sahabat kita. Karenanya, usahakan kemandirian kita dalam belajar. Tidak tergantung orang lain. Tidak terpengaruh ajakan teman untuk bermain atau berkencan disaat waktu belajar kita. Kitalah yang memutuskan, apa yang harus kita lakukan. Utamanya dalam belajar.
  7. Ciptakan lingkungan belajar yang baik. Menciptakan lingkungan belajar secara daring yang baik, diantaranya mengatur tata ruang/kamar tempat belajar kita, dan melengkapi sarana prasarana dibutuhkan dalam belajar. Tata ruang/kamar yang rapi, akan menambah semangat belajar kita. Kelengkapan sarana prasarana belajar semacam pensil, penggaris, buku teks dll, akan memudahkan dalam kita belajar secara daring. Jangan sampai saat mengikuti pembelajaran, dibutuhkan penggaris dan kita musti mencari-cari dulu hingga memakan waktu cukup lama. Dengan menempatkan sarana prasaran yang mudah dijangkau, akan memberi kemudahan bagi kita dalam mengikuti pembelajaran secara daring.

Itu barangkali beberapa cara yang bisa kita lakukan agar sukses dalam mengikuti pembelajaran secara daring. Yang sedikit ini mudah-mudahan banyak memberi manfaat. Jika ada pertanyaan atau ulasan, silahkan tulis di kolom komentar. Terima kasih, semoga sukses untuk kita semua.

31 tanggapan pada “KUNCI SUKSES BELAJAR SECARA DARING

  1. Beta Karisma Ramadhani Balas

    Menurut saya daring seperti ini cukup bagus cuku enak tpi kalo ada tugas yang kurang jadi tidak tau kurangnya dimana kalo mau ngecek jadi agak susah.

    • 4chsan PenulisBalas

      Pembelajaran daring untuk sementara orang bisa diterima, tapi banyak juga yang mengalami kesulitan dalam penyesuaian maupun pengadaan sarana-prasarana. Terkait mengetahui lengkap tidaknya tugas terselesaikan, dalam pembelajaran tatap muka pun sama. Sulit mengeceknya. Namun semua itu bisa diatasi, yakni dengan teknik komunikasi yang baik dan sopan. Tanyakan saja langsung kepada guru pengajarnya, pasti akan peroleh jawab.

  2. Angelica Erviana Putri Balas

    Dalam pandemi ini, kesuksesan dapat diraih dengan mudah. Di jaman sekarang komunikasai jarak jaur sudah di permudah. Dengan begitu kita harus lebih tekun, Menentukan menejemen waktu yg tepat, Kita juga harus efektif – efisien dalam berkomunikasi, Kembangkan membaca dan menulis, Tanamkan juga motifasi dan kemandirian, serta menciptakan belajar yg baik

    • 4chsan PenulisBalas

      Sekarang ini kita dimudahkan oleh teknologi sebagai sarana komunikasi. Tapi ingat, dalam berkomunikasi tetap mengutamakan etika sopan santun yang berlaku pada tatanan masyarakat timur, utamanya bangsa Indonesia.

  3. eko Balas

    awal-awal tidak masalah karena ada “mainan” yang baru, lama-lama boring apapun inovasi yang dikembangkan susah menumbuhkan semangat anak ditengah gempuran “sesuatu” yang lebih menarik dimata anak.Mungkin bisa dicoba dengan sesekali tatap muka.. teknisnya monggo Bapak/Ibu guru yang lebih memahami.

    • 4chsan PenulisBalas

      Terima kasih saran masukkannya. Tiap sekolah pada prinsipnya telah mempersiapkan konsep pembelajaran tatap muka secara aman dg penerapan pendekatan new normal. Tinggal menunggu persetujuan kementrian atau kepala daerah setempat, kapan sekolah bisa dibuka kembali.

  4. IKHSAN BUDI WICAKSONO Balas

    Menurut saya , pembelajaran daring memang cukup efektif dalam masa pandemi ini . Walau ada juga ketidakefektifan yaitu menguras kuota dan bisa saja merusak mata karena terlalu banyak melihat gadget

    • 4chsan PenulisBalas

      Betul juga pendapat Anda. Setiap kebijakan pasti ada plus-minusnya. Tapi di situasi pandemi macam sekarang ini, pembelajaran secara daring adalah yang paling memungkinkan dilakukan.

  5. Darmawan Fadhil Lukman Balas

    Menurut saya,, pembelajaran daring ini efektif dan tidak efektif,,seperti sulitnya sarana prasarana bagi sebagian orang yang tidak memiliki nya,,dapat menghambat kegiatan pembelajaran nya.

  6. Regina Leila Shahada Balas

    menurut saya pembelajaran daring ini sangat bermanfaat selain untuk memutus rantai penyebaran covid, pembelajaran daring bisa membuat kita belajar dengan nyaman di rumah. tetapi di sisi lain pembelajaran daring membuat kita bosan dan tidak bisa bertemu langsung dengan teman teman

    • 4chsan PenulisBalas

      Ok, pemikiran yang bagus. Meski bosan, tetep diupayakan untuk terus belajar lho ya. Jangan menyerah oleh keadaan.

  7. Nuraini Assa Ummami Balas

    pendapat saya belajar daring itu tdk gampang , karena kita sulit memahami materi

  8. Juliana Dwi Indarwati Balas

    menurut saya pelajaran daring itu cukup efektif tetapi banyak kendala juga saat mengikutinya bisa juga tiba”susah sinyal, pemborosan paket data, pelajaran pun terkadang sulit untuk dipahami karena tidak dijelaskan secara langsung

  9. Shoviana Novitasari Balas

    Menurut saya pembelajaran daring adalah cara efektif pembelajran untuk murid dan guru pada masa pandemi ini, adanya daring kita tetap bisa sekolah melalui online tidak tatap muka, dengan adanya daring kita juga bisa tetap mematuhi protokol kesehatan, tetapi daring jugaa bisa bikin kesulitan murid untuk mengerjakan di karenakan di wilayah rumah murid berbeda” ada yang susah sinyal, dan ketika mau mengerjakan kuota habis. Sekian terimakasih

    • 4chsan PenulisBalas

      Begitulah adanya. Daring memiliki kelebihan, tapi juga banyak kekurangannya. Semoga saja Covid segera sirna, pembelajaran bisa dilakukan secara tatap muka seperti dulu-dulu lagi.

  10. Rofino Adryanto Balas

    Ada juga hambatan saat daring yaitu
    1.smartphone
    2.kuota
    3.sinyal
    4.materi yg susah di pahami (khususnya matematika)

    Tapi bagaimanapun juga kita harus mulai terbiasa dgn keadaan ini
    Sekian dari saya,terimakasih

  11. Siska Agustina Sundari Balas

    Nama : SISKA AGUSTINA SUNDARI
    XII IPS 4
    26
    Kita harus memiliki cara bagaimana agar kita sukses dengan pembelajaran daring,dengan begitu kita tidak ketinggalan pelajaran dan mudah untuk memahami suatu materi.

  12. Yohana Dwi Lestyana Balas

    Menurut saya pembelajaran daring adalah cara efektif untuk murid dan guru pada masa pandemi ini , adanya daring kita tetap bisa sekolah online walaupun tidak tatap muka , dengan adanya daring kita juga tetap mematuhi protokol kesehatan , tetapi sekolah online membuat para murid kesulitan untuk mengerjakan tugas karena didaerah murid sinyalnya berbeda-beda , ada yang susah sinyal atau tidak dan kouta habis.

  13. Retno Nurcahyaningsih Balas

    Pembelajaran daring untuk sementara orang bisa diterima, tapi banyak juga yang mengalami kesulitan dalam penyesuaian maupun pengadaan sarana-prasarana. Terkait mengetahui lengkap tidaknya tugas terselesaikan, dalam pembelajaran tatap muka pun sama. Sulit mengeceknya. Namun semua itu bisa diatasi, yakni dengan teknik komunikasi yang baik dan sopan. Tanyakan saja langsung kepada guru pengajarnya, pasti akan peroleh jawab.

  14. Rosalina Nanda Edriprameswari Balas

    Menurut saya, pembelajaran menggunakan sistem daring untuk mengatasi kbm offline adalah hal yang sangat efektif. akan tetapi terkadang siswa seringkali mengalami kesulitan dikarenakan banyak kendala. seperti susah sinyal, dan juga tugas yang begitu banyak diberikan sehingga siswa mengalami keteteran dalam mengerjakannya.

  15. Muhammad Fathur Rohman Balas

    menurut saya pembelajaran daring ini Mempunyai dampak positif dan negatif, dampak positifnya selain untuk memutus rantai penyebaran covid, pembelajaran daring bisa membuat kita belajar dengan nyaman di rumah. Sementara dampak negatifnya materi yang diberikan kurang dapat dimengerti dengan mudah sebab kalau seperti matematika pola pengajarannya itu secara langsung lebih dimengerti, karena kalau siswa hanya diberikan rumus dan memahami itu semua, blm tentu setiap siswa mampu /jelas dengan materi yang diberikan. Selain itu dampak negatifnya, tidak ada uang saku harian seperti biasanya.

Tinggalkan Balasan ke eko Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *