APAKAH UJIAN MEMOTIVASI ANDA UNTUK BELAJAR LEBIH GIAT?

 

Bagi kebanyakan pelajar, kata “ujian” hanya dikaitkan dengan rasa takut akan kegagalan. Tapi pernahkah kamu memperhatikan bahwa sebelum menjalani ujian/tes, motivasi untuk belajar meningkat secara eksponensial (semakin dekat hari H, semakin giat belajar). Atau, setelah ujian yang gagal terpikir untuk benar-benar ingin “mengulang” dan mengejar, agar hasilnya lebih baik dari sebelumnya?

Hal pertama yang ingin saya bahas adalah ketakutan akan kegagalan. Seseorang selalu takut akan sesuatu dan ini normal. Jangan menyalahkan diri jika Anda punya rasa takut. Yang utama, ambil hikmah dibalik ketakutan yang dirasakan. Ketika Anda merasa takut, Anda akan melepaskan hormon tertentu yang mampu meningkatkan reaksi, memori, dan kewaspadaan, melebihi dari biasanya.

Yang kedua dapat dijelaskan dengan prinsip pareto, yakni prinsip 80-20 atau prinsip yang menyatakan bahwa sekitar 80% dari hasil, diperoleh dari 20% input atau dorongan. Maknanya, jika masa studi telah berlalu semestinya Anda dapat meprediksi kira-kira soal-soal apa yang akan keluar dan apa yang kemungkinan besar tidak akan keluar dalam ujian, sehingga tidak perlu dipelajari atau dipelajari secara selintas. Dengan cara itu maka Anda bisa memprediksi kira-kira topik apa yang dipelajari dengan serius dan apa yang cukup dibaca selintas. Ini akan meningkatkan motivasi Anda untuk belajar. 

Ketiga, Anda cukup meluangkan sedikit waktu. Otak Anda tahu bahwa Anda akan menghabiskan energi yang relatif sedikit untuk persiapan, sehingga memberi Anda motivasi untuk menerima “hasil” yang lebih baik.

 

Lalu bagaimana cara memotivasi diri sendiri untuk belajar dari awal, bahkan sebelum ujian?

Anda harus menggabungkan ketiga poin di atas, yakni ketakutan, prinsip Pareto, dan batas waktu. Motivasi tidak akan membuat Anda menunggu.

Untuk memulainya, silahkan direncanakan berapa banyak waktu yang harus dipersiapkan. Misalkan, 3 hari dalam seminggu @ 1,5 jam, atau terserah anda dalam menentukan. Selanjutnya kita terapkan prinsip Pareto, yang akan membawa efek yang lebih besar, studi tentang topik, konsep, solusi masalah yang mana. Dan terakhir, tetapkan hukuman bagi diri sendiri jika dilanggar. Bisa berupa beramal Rp.100.000,00 sekali melanggar, atau terserah anda. Semakin berat hukuman kamu tetapkan, semakin tinggi motivasimu terbentuk.

Segera setelah Anda menyelesaikan 3 poin di atas, motivasi Anda untuk belajar akan meningkat, dan secara otomatis menjadi kebiasaan untuk belajar, tanpa menunggu datangnya ujian dan ujian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.